Senin, 13 Februari 2012

Pewarnaan Spora


Dengan pewarnaan biasa atau Gram spora bakteri tidak dapat dilihat. Prinsip pewarnaan spora ialah warna sporanya harus berbeda dengan warna bakteri.
I. Cara KLEIN.
 Larutan warna yang diperlukan ialah:
 · Carbolfuchsin Ziehl Neelsen.
 . Methylen biru 1%.
 · Asam sulfat 1%.
    1. Satu ml suspensi bakteri yang umurnya 24 jam dalam bouillon atau suspensi kuman yang dibikin dari tanaman pada agar-miring yang telah berumur 48 jam, dicampur dengan carbolfuchsin yang sama banyaknya di dalam tabung reaksi.
     2. Campuran ini dimasak (direndam) pada penangas air 80°C kira-kira 10 menit, gunanya untuk membunuh bakteri-bakteri yang tidak membentuk spora.
    3. Satu ose dari campuran dibuat sediaan pada satu objek gelas yang bersih dan bebas dari lemak, keringkan dan fiksasi 3x di atas api Bunsen.
    4. Celupkan dalam asam-sulfat 1% selama 1-2 detik.
    5. Cuci dengan air kran dan akhirnya diwarnai dengan methylen biru, kira-kira selama 2-3 menit.
    6. Cuci dengan air kran, keringkan dan lihat dengan mikroskop.
Hasil pewarnaan:
Spora   : berwarna merah.
Bakteri  : berwarna biru.

II. Cara MULLER
  Larutan-larutan warna yang diperlukan :


 ·         Asam chromat 5%.
 ·         Carbol fuchsin Z. Neelsen.
 ·         Asam asetat 5%.
 ·         Methylen biru 1% dan
 ·         Chloroform.
     1.     Buat sediaan dari biakan kuman yang umurnya 2 hari dalam bouillon (dari agar miring), sesudah dilidah apikan (rekatkan) 3x, tetesi dengan chloroform selama 2 detik.
    2.     Cuci dengan air, tetesi dengan asam chromat selama 2 detik.
    3.     Cuci dengan air kran, bubuhi dengan carbol-fuchsin, uapkan (jangan mendidih) biarkan menguap selama 5 menit.
    4.     Cuci dengan asam asetat 5%, kemudian dengan air.
    5.     Bubuhi dengan methylen biru 1% kira-kira 2 detik.
    6.     Methylen biru dibuang dan keringkan dengan kertas saring, periksa dengan mikroskop.
Hasil pewarnaan:
Spora   : berwarna merah.
Bakteri : berwarna biru.

III.    Cara FLEMING.
    1.     Buat sediaan keringkan, kemudian fiksasi 3x di atas api Bunsen.
    2.     Warnai dengan carbol-fuchsin Z. Neelsen, panaskan sampai menguap dan biarkan menguap selama 5 menit.
    3.     Cuci dengan air kran sampai warna fuchsin tidak luntur lagi, bubuhi Natrium-sulfit 5% selama 20-30 detik.
    4.     Cuci dengan air, tetesi dengan larutan methylen biru 1% (dengan larutan Nigrosin 10%), kemudian apuskan di atas objek gelas.
    5.     Keringkan pada temperatur kamar dan lihat dengan mikroskop.
Hasil pewarnaan:
Spora   : berwarna merah.
Bakteri : berwarna biru.

IV.    Cara SCHAEFFER DAN FULTON.
(Science 77, 194, 1933).
Larutan-larutan yang diperlukan:
·         Larutan Malachiet hijau 5% dalam aquadest. (sesudah dibuat biarkan dahulu ½ jam, kemudian disaring, baru dapat dipakai).
·         Larutan Safranin 0,5% dalam aquadest.
Caranya :
1.    Buat sediaan dari suspensi kuman yang akan diperiksa, keringkan, kemudian fiksasi di atas api 3x.
2.    Tetesi dengan larutan Malachiet hijau 5%, uapkan perlahan-lahan, biarkan menguap 1½ menit.
3.    Cuci dengan air kran, kemudian bubuhi dengan larutan Safranin 0,5% selama 1½ menit.
4.    Cuci lagi dengan air, kemudian keringkan dengan kertas saring, periksa dengan mikroskop.
Hasil pewarnaan:
Spora   : berwarna hijau.
Bakteri : merah.

0 komentar:

Poskan Komentar